Selasa, 12 Mei 2009 | 06:49 WITA
Makassar, Tribun - Universitaas Hasanuddin (Unhas) telah mengumumkan calon mahasiswa baru (baru) yang lulus dari Jalur Pemanduan Potensi Belajar (JPPB). Hasilnya, 821 calon maba lulus dari 58 program studi yang ada di Unhas.
Mereka yang dinyatakan lulus pada jalur penerimaan ini langsung mendapat surat panggilan yang dikirim ke sekolah asal. Adapun pengumuman hasil seleksi bisa dilihat di situs resmi Unhas di alamat www.unhas.ac.id.
Ketua JPPB Unhas, Yusafir Hala, mengatakan mereka yang dinyatakan lulus karena telah memenuhi skor minimal dari skor persyaratan JPPB. Nilai rangking itu disesuaikan dengan jumlah kuota yang disedikan oleh tiap fakultas.
"Yang lulus tersebut disesuaikan dengan rangking tiap-tiap fakultas. Jadi setiap fakultas memiliki nilai skor terendah berbeda," kata Yusafir saat ditemui Tribun di Gedung Rektorat Unhas, Senin (11/5).
"Misalnya untuk kedokteraan yang peminatnya paling banyak, tapi fakultas hanya menyediakan 15 kursi. Jadi seleksinya sangat ketat. Namun ada juga jurusan yang kosong peminat seperti antropologi dan sosiologi. Untuk di sastra daerah, ada peminatnya namun tidak memenuhi skor yang diinginkan," lanjut dosen Kimia Unhas ini.
Terdapat 365 sekolah yang mendaftar dan yang lulus hanya 206 saja. Lalu Unhas telah telah mengirim 786 undangan ke sekolah yang ada di Indonesia bagian timur. Sekolah itu berasal dari Sulsel, Sulbar, NTB (Bima), Maluku Utara, Sultra, Maluku, Papua dan lainnya.
Tahun ini fakultas yang paling banyak menerima maba lewat jalur JPPB adalah fakultas hukum. 83 calon mahasiswa, lalu sastra Inggris 53 mahasiswa, kesehatan masyarakat dengan jumlah 30. Selebihnya ada jurusan yang menerima kurang dari 20 orang.
Mark Up
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, kini Unhas menghindari kasus mark up data yang dilakukan oleh sekolah-sekolah. Tahun depan, tahun akademik 2010-1011 Unhas akan menggunakan formulir F03 yakni menggunakan data kelas satu.
Tujuan formulir tersebut adalah untuk menghindari terjadinya rekayasa rapor yang memungkinkan adanya mark up data, selain itu juga memudahkan proses scaningnya. Jadi data yang sudah masuk tinggal kita cocokkan saja.
Unhas pun kini mem-blacklist nma-nama sekolah yang terbukti melakukan mark up nilai tersebut. Untuk Makassar, SMA 3 Makassar, dicoret dari daftar JPPB. Lalu SMA 1 Key, Maluku. Dan beberapa sekolah di daerah.(cr2/rif)
Daftar Ulang Paling Telat 26 Juni
MEREKA yang dinyatakan lulus program JPPB, selanjutnya dapat mengisi formulir pendaftaran yang diterima paling lambat tanggal 26 Juni mendatang cap pos. "Bagi yang terlambat kita anggap mereka mengundurkan diri," jelas Yusafir.
Setelah itu, calon mahasiswa ini dapat melakukan registrasi mulai tanggal 27-31 Juni di gedung regestrasi, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar.
Dengan rincian calon maba membawa Surat Tamat Belajar (STTB) atau ijazah asli, rapor asli, pendaftaran ulang yang disesesuaikan dengan program studinya. Untuk program eksakta sebesar Rp 1. 750.000, sementara untuk program non eksakta Rp 1.425.000 (lihat rincian).
"Setelah itu mereka mengikuti tes wawancara. Pada tes wawancara ini, kita akan menanyakan data-data tentang rapor dan ijazahnya," pungkas Yusafir.(cr2/rif)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com
Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)
(
Syamsul)