Prabowo: Rakyat Jangan Takut Diintimidasi
Laporan: Antara
www.suaramerdeka.com

PRABOWO
Kamis, 2 Juli 2009 | 15:10 WITA

BANDUNG, TRIBUN- Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto meminta masyarakat agar tidak takut menghadapi intimidasi yang mungkin terjadi menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang.

"Rakyat jangan takut diintimidasi, jangan mau dipaksa-paksa," kata Prabowo di hadapan sekitar seribu orang dalam kampanye terbuka di Lapangan Gading Tutuka, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/7).
    Prabowo juga meminta masyarakat tak tergoda dengan politik uang, termasuk dalam bentuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT).
    "Dikasih BLT tidak usah berterima kasih, itu uang rakyat dan hasil utang," katanya.
    Lebih lanjut Prabowo mengatakan, ada kesalahan dalam mengurus negara sehingga rakyat tetap hidup miskin meski kekayaan alam Indonesia sangat melimpah.
    "Kekayaan negara kita bocor rata-rata Rp200 triliun per tahun. Ini salah urus, berkuasa tetapi tak bisa menjaga dan mengelola kekayaan negara untuk memakmurkan rakyat," katanya.  
    Ia lantas bertanya apakah keadaan seperti sekarang akan dilanjutkan? Massa kampanye serentak menjawab, "Tidak".  
    Jika menginginkan perubahan, katanya, maka rakyat harus membantu Mega-Prabowo memenangi Pilpres 2009.
    Dikatakannya, hanya pasangan Mega-Prabowo yang berani menandatangani kontrak politik dengan berbagai kalangan masyarakat seperti buruh, tani, nelayan, guru.
    "Kalau mau perubahan dukung kami. Pemilik modal besar telah mendukung si A. Kita tak menyerang orang, kita ingin perubahan keadaan," katanya.
    Pada kesempatan itu Prabowo juga meminta masyarakat agar tidak menentukan pilihan berdasarkan banyaknya iklan dan baliho yang ditampilkan kandidat.
    "Jangan terpengaruh banyaknya iklan dan besarnya baliho. Mereka punya baliho tapi rakyat bersama kami," katanya.
    Acara kampanye terbuka tersebut juga diwarnai deklarasi Relawan dan Simpatisan Mega-Prabowo Jawa Barat, kontrak politik Mega-Prabowo dengan peternak sapi perah Kabupaten Bandung.
    Selain itu juga ada pernyataan sikap dari sejumlah pengurus DPD PKPB Jawa Barat yakni mendukung Mega-Prabowo serta menyatakan mundur dari partainya. (*)
 

 

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)

(widya)

Dibaca 52 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved