Minggu, 8 November 2009 | 03:30 WITA
Moskow, Tribun - Sebuah pesawat militer Rusia berawak 11 penumpang jatuh di Samudera Pasifik saat melakukan latihan penerbangan, Jumat (6/11) malam. Demikian dilansir Reuters, mengutip keterangan dari Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu (7/11).
Dalam sebuah pernyataan, pihak militer mengatakan jika mereka sedang mencari seluruh kru dari pesawat Tu-142. Namun, Kantor Berita RIA mengutip keterangan dari seorang sumber di kemiliteran yang mengatakan jika kecil kemungkinan akan menemukan korban yang selamat.
Pesawat jenis anti-submarine hilang dari pantauan radar ketika sedang terbang di Selat Tatar yang memisahkan Rusia dari Pulau Sakhalin. Rusia memang memiliki catatan sebagai negara dengan kondisi keselamatan penerbangan terburuk di dunia dengan pesawat-pesawat tua era Soviet dan fasilitas bandara yang sudah ketinggalan zaman.
Kanal televisi Vesti memperlihatkan gambar dari bongkahan pesawat termasuk tempat duduk di dekat lokasi kecelakaan.
Kantor Berita Interfax mengutip keterangan dari sumber yang dirahasiakan identitasnya dan melakukan penyelidikan mengatakan kecelakaan itu sepertinya terjadi akibat kegagalan mesin.
Sebanyak 11 orang tewas ketika sebuah pesawat kargo mengalami kecelakaan pada bulan ini di wilayah Yakutia di sebelah timur Rusia. Tahun lalu, 88 penumpang dan krunya di dalam pesawat Aeroflot-Nord Boeing tewas saat pesawat jatuh di dekat kawasan pegunungan Ural.
Pihak investigator Rusia mengatakan buruknya sistem latihan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Pada tahun 2006, sekitar 170 orang tewas ketika pesawat Tu-154 mengalami kecelakaan di Ukrania dalam penerbangan menuju St Petersburg. (wid)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com
Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)
(
Muh Izzat Nuhung)