Kamis, 26 November 2009 | 23:34 WITA
Makassar,Tribun - PSM Makassar sukses mengalahkan tim elite Persija Jakarta 2-1 di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Rabu (25/11) sore.
Kemenangan ini, membuat posisi tim Ayam Jantan dari Timur di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009/2010, naik lima tingkat dari urutan 14 menjadi urutan kedelapan. PSM selanjutnya akan bertandang ke markas Persisam Samarinda 29 November dan ke markas Bontang FC 2 Desember.
Sedangkan tim Macan Kemayoran yang juga mengalami kekalahan 0-2 dari tuan rumah Persiba Balikpapan tiga hari sebelumnya, tetap berada di urutan 15 klasemen sementara. Bertanding tanpa dukungan suporter fanatiknya, Syamsul Haeruddin dkk, bermain penuh semangat dengan kerjasama tim yang apik.
Komdis mengeluarkan keputusan partai PSM versus Persija tidak boleh disaksikan suporter sebagai hukuman atas ulah oknum suporter PSM yang melempari bench pemain PSPS dan PSM saat tim kesayangan masyarakat Sulsel ini kalah 1-2 dari PSPS di Mattoanging, 3 November lalu.
Selain tanpa penonton, PSM juga tidak didampingi manajer tim dalam partai ini, menyusul mundurnya Kadir Halid dari kursi manajer dua hari sebelum pertandingan ini. Dua legiun asing PSM, Daniel Baroni (gelandang/Brasil) dan Daryoush Ayyoubi (striker/Iran) juga tidak dimainkan pelatih PSM, Hanafing dengan alasan karakter bermain keduanya tidak sesuai karakter anak-anak PSM dan sampai saat ini, belum mampu beradaptasi dengan tim.
Gol pertama PSM diciptakan gelandang kidal, Aditya Putra Dewa pada menit 36, lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sisi kiri gawang Macan Kemayoran. Pemain muda yang direkrut dari tim PSM U-21 ini, memperdayai kiper Persija, Rony Tri setelah mendapat umpan pendek sesama pemain muda PSM, M Fadly.
Cristian "Spiderman" Carrasco menambah keunggulan timnya lewat sontekan kaki kanan hasil umpan crossing gelandang lincah, Asri Akbar, dari sisi kiri pertahanan Persija. Bermula dari kerja sama satu dua antara Asri dan Fadly yang diteruskan ke Carrasco yang berada tepat di mulut gawang lawan.
Bambang Pamungkas memperkecil kekalahan timnya dari titik putih. Wasit Jajat Sudrajat menghadiahi tim tamu tendangan penalti karena striker Persija, TA Musafri, terjatuh di kotak penalti PSM setelah bersentuhan dengan Samsidar. Hadiah penalti ini, berbau kontroversi karena kiper andalan PSM asal Masamba, Luwu Utara itu, tidak menjatuhkan Musafri.
Sidar, sapaan Samsidar, sudah lebih dulu menangkap bola sambil menjatuhkan tubuhnya saat Musafri datang dan menabrak kaki Sidar kemudian terjatuh. Hakim garis tidak mengangkat bendera pertanda Sidar telah melanggar Musafri. Namun, wasit tetap membunyikan peluitnya dan menunjuk titik putih.
Pemain-pemain PSM langsung melakukan protes keras atas keputusan tidak adil ini. Di pinggir lapangan, Asisten Manajer Bidang Teknik PSM, Abdi Tunggal dan pelatih fisik, Benny Huwae, mendatangi pengawas pertandingan juga untuk melakukan protes. Sejumlah panitia pelaksana pertandingan PSM, juga terlihat mencak-mencak di depan pengawas pertandingan karena sangat kecewa dengan keputusan penalti wasit.
Sejak babak awal, Laskar Ayam Jantan dari Timur menunjukkan permainan berkelasnya melalui kerja sama apik dan penuh semangat. Pola 4-4-2 yang diterapkan Hanafing, mampu dimainkan oleh Syamsul cs dengan baik.
Seluruh pemain yang diturunkan dalam laga ini, wajib mendapat acungan jempol karena permainan memikatnya. Masuknya AP Dewa di menit-menit awal pertandingan menggantikan M Rahmat, semakin meningkatkan tempo serangan PSM.
Selain dua gol yang diciptakan Dewa dan Carrasco, sejumlah peluang emas dimiliki PSM. Antara lain, umpan Dewa kepada Asri Akbar di menit ke-33. Sundulan Asri menyambut umpan Dewa sebenarnya menggetarkan jala gawang Persija. Namun, gol ini dianulir wasit karena melihat Asri menyetuh bola dengan tangannya. Wasit bahkan memberi hadiah kartu kuning untuk pemain asal Takalar itu.
Menit ke-60, Asri Akbar kembali mendapat peluang emas. Setelah menerima umpan pendek Carrasco, Asri membawa lari bola masuk ke dalam kotak penalti lawan. Sayangnya, tendangannya sangat lemah sehingga dengan mudah Roni Try menangkapnya. Padahal, saat itu Asri tinggal berhadapan dengan Roni.
Dua menit kemudian atau di menit ke-62, giliran Carrasco yang mendapat peluang. Pemain asal Chile ini, tinggal berhadapan dengan kiper lawan. Sayangnya, tendangan kerasnya masih dapat ditepis oleh Roni. Menit ke-81, bek Persija, Leonard Tupamahu diusir keluar lapangan setelah mendapat dua kali kartu kuning.
Sayangnya, anak-anak PSM tidak dapat menambah koleksi gol saat Persija kehilangan satu pemain. Di kubu Persija, sedikitnya ada tiga peluang emas yang dimiliki tim ibukota itu yang mestinya menjadi gol namun dapat digagalkan oleh anak-anak PSM.
Dalam jumpa persnya usai pertandingan, pelatih Persija, Maman Suryaman mengakui keunggulan PSM. Menurutnya, PSM memenangkan pertandingan karena bermain penuh semangat. Sedangkan timnya sedang mengalami kelelahan usai bertanding di Balikpapan. "Kami kalah fighting spirit dan stamina. Saat tertinggal 2-0, anak-anak langsung down dan susah untuk segera bangkit mengejar ketinggalan," kata Maman.
Sementara Hanafing menyatakan kemenangan timnya karena bermain penuh motivasi dan semangat serta mampu menjalankan strategi tim dengan baik. "Anak-anak telah membuktikan bahwa mereka tetap solid saat PSM sedang menghadapi sejumlah masalah internal," katanya.(cr7/mam)
Susunan Pemain
PSM: Samsidar, Adnan Buyung, Hendri Nyobi/Fandi Edy, Handi Hamzah, Faturahman, Syamsul Haeruddin, Asri Akbar, Diva Tarkas, M Fadly, Cristian Carrasco, M Rahmat/AP Dewa.
Persija: Roni Try, Erick Setiawan/Hary Salisbury, Ismed Sofyan, Leonard Tupamahu, Aries Indarto, Baihaki Khaizan, Ramdani Lestaluhu/Rully Soputan, Aliyuddin/Salim Al Idrus, M Ilham, TA Musafri, Bambang Pamungkas.
Kartu merah: Leonard Tupamahu
Kartu kuning: Asri Akbar, Diva Tarkas, Leonard Tupamahu
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com
Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)
(
Syamsul)