Minggu, 20 Desember 2009 | 22:31 WITA
BERAWAL tak suka terusik pekerja infotainment, Luna Maya melampiaskan rasa kesal dengan mencaci-maki di twitter. Pekerja infotainment pun marah dan siap memenjarakan Luna.
Luna terancam denda Rp1 miliar dan kurungan enam tahun penjara karena dijerat pasal 27 ayat 3 UU ITE, pasal 310, 311 dan 315 KUHP. Pasal-pasal itu menyangkut pencemaran nama baik, fitnah, penghinaan, dan perbuatan tak menyenangkan.
Masalah itu berawal di premier Sang Pemimpi yang digelar di XXI EX, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (14/12). Saat itu Luna hadir menyaksikan akting perdana kekasihnya, Ariel "Peterpan" sebagai Arai.
Usai menonton, kepala Alea, anak Ariel yang berada dalam gendongan Luna terbentur kamera infotainment. Luna pun memilih cara dengan menuliskan caci-maki untuk infotainment via twitter dengan akun Lunmay.
"Infotmnt derajatnya lebih HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!may ur soul burn in hell," tulis Luna dalam akun twitter miliknya pukul 00.00 WIB. Tak hanya itu, ia kembali menulis. Jadi bingung knp manusia skrng lbh kaya setan dibandingkan dengan setannya sendiri...apa yg disbt manusia udah jadi setan semua.
Namun setelah itu Luna mereda emosinya, ada kata maaf di pesan terakhir. "Maaf yaa semua untuk twit yg gak penting itu,tp untuk yg mengerti makasih bgt,tp untuk yg gak ngerti jg maaf...,". Usai menulis itu, akun twitter Luna tak bisa diakses.
"Kita mau melakukan pembelajaran untuk bisa menghargai profesi," kata R Priyo Wibowo, perwakilan Komunitas Wartawan Infotainmen saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Sebagai bahan bukti, dalam laporan disertakan bukti hard copy twitter Luna Maya dan sebuah rekaman ketika Luna menggendong Alea dan diserbu pekerja infotainment.
"Kita melaporkan Luna ke polisi, tujuan kita marah. Tapi secara profesional bukan marah kampungan. Daripada kita memanfaatkan instansi media yang menjelek-jelekan dia," tambah wartawan senior Remy Soetansyah, di Kemang, Jakarta Selatan.
Remy marah karena Luna sudah menyinggung harga diri. "Kalau dia menganggap gue (infotainment) pelacur, berarti gue ngasih makan keluarga gue uang lendir, dong," kata Remy dalam nada keras.(tb)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com
Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)
(
Alvian)