Selasa, 5 Januari 2010 | 22:01 WITA
JAKARTA-- Meskipun jumlah wajib pajak (WP) sepanjang 2009 meningkat namun penerimaan
pajak justru tak mencapai target 100 persen. Dari taget yang dibebankan APBN-P 2009 sebesar Rp577 triliun, realisasi penerimaan pajak --termasuk pajak minyak dan gas-- hanya mencapai 97,99 persen atau Rp565,7 triliun.
Dirjen Pajak Departemen Keuangan, Muhammad Tjiptoardjo menuding, krisis ekonomi global dan ekonomi yang melambat menjadi penyebab terkoreksinya penerimaan pajak 2009.
“Selain itu paket stimulus fiskal dari sektor perpajakan kurang diminati masyarakat. Total
anggaran Rp6 triliun yang dialokan hanya Rp300 miliar yang teralisasi,” ungkap dia, di Jakarta, Senin (4/1).
Meski penerimana pajak 2009 terkoreksi, namun penerimaan dalam lima tahun terakhir terus naik. Tahun 2009 hanya naik 4,38 persen, 2005 naik 21,9 persen, 2006 sebesar 19,56 persen, 2007 naik 21,38 persen, dan 2008 sebesar 29 persen.
Menurut Tjiptoardjo, dalam lima tahun terakhir jumlah WP mengalami kenaikan signifikan.
Pada 2005, jumlah WP 4,35 juta, pada 2006 menjadi 4,8 juta, 2007 sebesar 7,13 juta, 2008 sebesar 10,68 juta WP, dan sepanjang 2009 menjadi 15,91 juta.
Selain itu realisasi penerimaan pajak 2009 sebesar Rp565,7 triliun berarti ada penurunan 0,93 persen secara year on year (yoy) bila dibandingkan di 2008 sebesar
Rp571,1 triliun.
Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz memaklumi bila penerimaan pajak 2009 sedikit mengalami koreksi. Menurut dia, krisis keuangan global yang masih terasa hingga pertengahan tahun ini memengaruhi penerimaan pajak. “Namun tahun ini harus ada
perbaikan. APBN mengandalkan dari penemerimaan pajak dan konsekuensinya besar terhadap pertumbuhan ekononomi,” kata Harry. Menurut dia faktor eksternal dan internal berpengaruh terhadap penerimaan pajak.
“Masalah internal di birkorasi pemerintah juga harus diperhatikan,” katanya. Adapun penerimaan pajak sepanjang 2009 meliputi pajak migas dan nonmigas. Untuk pajak nonmigas, realisasinya 97,61 persen atau sebesar Rp515,7 triliun, dari target Rp528 triliun dibandingkan 2008 yang sebesar Rp494 triliun atau tumbuh 4,38 persen.
Sementara penerimaan pajak untuk PPh nonmigas realisasinya tercatat sebesar Rp267,5 triliun atau sebesar 91,88 persen dari rencana target 2009 sebesar Rp291,1
triliun.(Persda Network/aco)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com
Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)
(
Alvian)