+ Iklan Baris Online     + Lowongan Kerja

Markis Kido/Hendra Setiawan Gagal ke Final All England
Laporan: Kompas.com
Minggu, 14 Maret 2010 | 01:23 WITA

BIRMINGHAM, TRIBUN-TIMUR.COM - Markis Kido/Hendra Setiawan harus menunggu lagi kesempatan tahun depan untuk meraih gelar di turnamen klasik All England Super Series.

Ganda putra terkuat di Tanah Air tersebut gagal melangkah ke final setelah dihentikan oleh pasangan Denmark Lars Paaske/Jonas Rasmussen dalam pertarungan rubber set yang berkesudahan 14-21, 21-13, 23-21.

Padahal, Kido/Hendra sudah berhasil melewati kutukan All England karena tahun ini berhasil lolos ke babak empat besar. Sebelumnya, peraih medali emas Olimpiade Beijing ini selalu gagal di babak-babak awal, sehingga tak mengherankan jika pasangan unggulan ketiga ini punya impian yang sangat besar untuk meraih trofi All England, satu-satunya gelar bergengsi yang belum pernah mereka raih.

Dengan hasil ini, maka peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar dari London tinggal tertumpu kepada ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang akan ditantang unggulan ketiga dari Korea Selatan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Sedangkan bagi Denmark, keberhasilan Paaske/Rasmussen membuat mereka sudah pasti menyabet gelar di nomor ganda putra, karena terjadi all-Denmark final. Paaske/Rasmussen akan menantang unggulan keempat Mathias Boe/Casten Mogensen, yang sudah lebih dulu meraih tiket partai puncak usai menang 21-16, 21-16 atas pasangan China Guo Zhendong/Xu Chen.

Dalam pertarungan di National Indoor Arena Birmingham, Inggris, yang menghabiskan waktu 58 menit, Kido/Hendra tampaknya akan dengan mudah melangkah ke final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Di set pertama, mantan pasangan Pelatnas Cipayung tersebut langsung melejit jauh meninggalkan lawannya pada kedudukan 10-3. Mereka mengakhiri set ini dengan kemenangan 21-14.

Pada game kedua, situasinya sangat kontras karena Kido/Hendra jarang melakukan serangan. Penampilan yang cenderung defensif ini membuat Paaske/Rasmussen bisa mengambil keuntungan sehingga dengan cukup mudah mengumpulkan poin dan jauh meninggalkan Kido/Hendra. Set ini dimenangkan Paaske/Rasmussen dengan 21-13.

Memasuki set ketiga, pertarungan berlangsung ketat dan seru. Kali ini, Kido/Hendra bermain sangat agresif karena langsung mengambil inisiatif menyerang. Meskipun demikian, lawan justru yang berhasil meraih matchpoint saat unggul 20-19. Tetapi Kido/Hendra bisa menyamakannya untuk memaksa deuce sebelum akhirnya menyerah 21-23.

Denmark dan China sudah pastikan dapat satu gelar

Keberhasilan Paaske/Rasmussen membuat Denmark sudah pasti meraih gelar di nomor ganda putra. Di final, mereka akan menghadapi kompatriotnya yang merupakan unggulan keempat, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Sementara itu di sektor ganda putri, China yang akan membawa pulang trofi karena terjadi all-Chinese final karena terjadi pertemuan antara unggulan utama Du Jing/Yu Yang dengan unggulan ketiga Cheng Shu/Zhao Yunlei. Du Jing/Yu Yang menyisihkan rekannya Pan Pan/Tian Qing 24-22, 21-10, sedangkan Cheng Shu/Zhao Yunlei menyingkirkan unggulan kedua yang juga rekan mereka, Ma Jin/Wang Xiaoli 21-17, 21-18.

Denmark dan China masih memiliki peluang untuk menambah gelar di nomor tunggal putri. Pasalnya, di final nanti terjadi pertarungan antara wakil mereka yaitu unggulan utama Wang Yihan melawan Tine Rasmussen. Wang Yihan lolos setelah menang 21-17, 26-24 atas kompatriotnya Wang Xin (unggulan 5), sedangkan Rasmussen menyingkirkan jagoan India yang merupakan unggulan tujuh Saina Nehwal, dengan 21-19, 21-17.(*)

Tribun Timur
Lebih Interaktif, Lebih Akrab

Redaksi: 081.625.2233 (SMS), tribuntimurcom@yahoo.com, Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar, twitter.com/tribuntimur
Sirkulasi: 081.625.2266 (SMS)
Iklan: 0411 (8115555)

(Dahlan)

Dibaca 25 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved